Aku datang bukan karena kekosongan.
Tapi, dengan genggaman asa dan sekelumit rasa,
hendak memperbaiki hati yang dulu saling tersakiti.
Aku datang bukan karena kekosongan.
Tapi, dengan genggaman asa dan sekelumit rasa,
Telah reda gejolak hati
Kegelisahan menerkam senjaku.
Embun bersolek merdu,
Berkutat dengan putaran detik,