Kutukan hari


.

Dalam malam aku diam. Ini tak begitu kelam di banding dalam siang Aku malah meriang. Terlalu tega hukuman hari.
Medan, Juni 2011

Khayalan


.

Ketika jemari lembutmu menggenggam lembut telapak tangan kasarku, kita bergandengan menghadap luas daratan, menyebrangi samudra di ujung sana.
Medan, Juni 2011

Dibalik senyum


.

Ada jiwa-jiwa tersakiti dari balik sunggingan senyum itu; bukan karena sedih.
 Medan, Juni 2011
 

Hilang


.

Dan kita semakin tak berjejak. Tembok tinggi membatas, menelan bayang, memenjarakan mimpi.
Medan, Juni 2011

Tak berubah


.

Aku tetap kesepian selama malam masih menjelma kelam, selama angin masih bersemilir dingin, siang memancarkan panas.
 Medan, Juni 2011

Sifat cinta


.

Terkadang, cinta membutakan mata, membisukan mulut, menghentikan pernafasan, mengkelukan lidah, memekakkan telinga. hanya saja, cinta selalu menghadirkan Suka yang abadi ketika kita benar-benar jatuh cinta.
 Medan, Juni 2011

Senyum malam


.

Berbagi senyumlah kawan, aku ingin menjadi mentari pada malam. Lihatlah, malam murung di terpa embun, malam tersedu ditinggal bintang tanpa pamit, malam pincang di jegal bulan. Bagaimana kita?
 Medan, Juni 2011